Profil Philippe Coutinho, Bintang Brazil yang Pesonanya Mulai Meredup

Profil Philippe Coutinho, Bintang Brazil yang Pesonanya Mulai Meredup

Profil Philippe Coutinho – Kemampuan olah bola yang memukau, ditambah akurasi tendangan yang mumpuni membuat Philippe Coutinho semakin dikenal para pecinta sepakbola. Sosok pemain asal Brazil berusia 27 tahun ini dinilai begitu spesial. Apa yang membuatnya spesial? Berikut adalah profil singkat dan perjalanan karir Philippe Coutinho.

Masa Kecil

Prediksi Skor Bola – Philippe Coutinho dilahirkan pada tanggal 12 Juni 1992 di Rio de Janeiro, Brazil dari pasangan José Carlos Correia (Ayah) dan Esmerelda Coutinho (Ibu). Dia adalah anak ke-3 dari tiga bersaudara dari pasangan tersebut. Coutinho kecil tumbuh di daerah industri Rocha, yang masih berada di dalam kawasan Rio de Janeiro.

Seperti kebanyakan pemain asal Brazil lain, Coutinho mengenal sepakbola dari permainan futsal dan sepakbola jalanan. Atas saran dari nenek temanyya, Coutinho kemudian menimba ilmu di akademi sepakbola lokal. Kemudian, ia mengikuti pelatihan bersama klub Brazil, Vasco da Gama dan masuk dalam skuad junior mereka.

Debut di Vasco da Gama dan Masa Sulit di Inter

Setelah masuk dalam skuad junior Vasco da Gama, Coutinho tak butuh waktu lama untuk menarik minat klub-klub Eropa. Inter menjadi klub yang pertama kali mengamankan jasanya pada tahun 2008 silam. Namun, karena usianya yang masih sangat muda, yakni 16 tahun, Inter memutuskan untuk meminjamkannya lebih dulu ke klub Brazil tersebut.

Pada Juli 2010, Coutinho kembali ke Eropa bersama Inter dan melakoni laga debutnya pada 27 Agustus 2010. Namun, karirnya di Inter terbilang tak begitu manis. Ia kurang mendapat kepercayaan dan akhirnya kembali dipinjamkan ke Espanyol pada musim 2011/2012. Usai kembali dari Spanyol, Coutinho langsung ditebus oleh Liverpool yang kemudian membuatnya bersinar.

Temukan Magis di Merseyside

Agen Domino99 – Datang ke Anfield pada 26 Januari 2013, Coutinho yang mendapat nomor punggung 10 tampil perdana pada tanggal 11 Februari 2013. Jürgen Klopp menjadi pelatih yang mempopulerkan namanya. Di bawah kepemimpinan pelatih Jerman, Coutinho menjadi idola baru publik Anfield.

Selama sekitar lima tahun memperkuat The Reds, Coutinho seakan telah menemukan sihirnya. Pemain asal Brazil ini berhasil lesatkan 54 gol dan 45 assist dari 201 penampilannya bersama Liverpool. Karena punya ambisi memenangi Liga Champions, maka Coutinho akhirnya memutuskan untuk bergabung bersama Barcelona pada 2018 silam.

Barcelona dan Bayern München

Meski berharap memenangkan gelar Liga Champions, Coutinho pada akhirnya harus menerima kenyataan bahwa karirnya menurun bersama Barcelona. Musim lalu, ia hanya bisa ceploskan 13 gol di ajang domestik. Seiring berjalannya waktu, Coutinho mulai terpinggirkan dan dibuang Barca dengan status pinjaman ke Bayern München.

Di Bayern, Coutinho seakan kembali temukan magisnya. Ia beberapa kali mencetak gol dari jarak jauh yang mampu menyihir banyak orang. Namun, dengan penampilan gemilangnya, Bayern kabarnya masih belum ingin mempermanenkan jasa pemain 27 tahun tersebut. Barcelona juga dikabarkan akan segera melepasnya dengan banderol sangat mahal.

Timnas Brazil

Dengan penampilan gemilangnya, tak heran jika Philippe Coutinho sudah sering terpilih untuk memperkuat timnas Brazil di berbagai ajang. Coutinho memulai debutnya bersama Brazil senior pada 7 Oktober 2010. Selama karirnya bersama tim senior Brazil, Coutinho hanya mampu persembahkan satu gelar, yakni Copa América 2019.

Gelar dan Penghargaan

Situs BandarQ – Saat ini, Coutinho tercatat sudah menjalani karir sepakbola selama hampir 20 tahun. Selama itu pula, Coutinho telah mendapatkan berbagai gelar. Satu-satunya gelar liga domestik Eropa yang pernah ia raih adalah dua gelar La Liga bersama Barcelona. Selain dua gelar itu, Coutinho juga memiliki satu gelar Copa del Rey, Supercopa de España, Coppa Italia, dan Supercoppa Italiana.

Sementara itu, di level junior, ia juga telah mendapat beberapa penghargaan. Coutinho sempat mendapat beberapa penghargaan individu dari berbagai federasi sepakbola di Eropa dan Brazil. Beberapa gelar individu yang telah ia raih antara lain, Liverpool Player of the Season 2014/2015, FIFA World Cup top assist provider 2018 dan Samba d’Or 2016.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*