Bundesliga Akan Jadi Kompetisi Pertama yang Dilanjutkan Usai Pandemi

Bundesliga Akan Jadi Kompetisi Pertama yang Dilanjutkan Usai Pandemi

Prediksi skor bola – Bundesliga Jerman adalah salah satu kompetisi Eropa yang ikut merasakan dampak adanya pandemi Covid-19. Bundesliga saat ini telah dihentikan total. Namun, belakangan muncul rencana bahwa kompetisi ini akan dilanjutkan pada 9 Mei mendatang. Jika hal ini terjadi, maka Bundesliga akan menjadi kompetisi pertama di Eropa, atau bahkan dunia yang kembali dilanjutkan usai pandemi ini.

Menunggu Persetujuan Pemerintah

Nasib kompetisi sepakbola kasta tertinggi Jerman, Bundesliga kini mulai menunjukkan sedikit titik terang. Sejak bulan Maret kemarin, kompetisi yang tinggal menyisakan sekitar sembilan pertandingan ini terpaksa ditunda akibat pandemi virus Corona. Kini, muncul rencana bahwa kompetisi ini akan segera dilanjutkan.

Pihak penyelenggara dikabarkan punya rencana kembali menggelar Bundesliga dalam waktu kurang dari dua pekan ke depan. Bundesliga kemungkinan akan berlanjut akhir pekan depan, tepatnya pada tanggal 9 Mei 2020. Rencana ini baru akan berjalan jika pihak pemerintah Jerman sudah memberi lampu hijau.

Sama dengan Bundesliga, sejumlah kompetisi sepakbola dunia juga saat ini masih mengalami penundaan. Jadi, jika rencana ini disetujui, maka Bundesliga akan menjadi kompetisi pertama di dunia yang dilanjutkan usai pandemi virus Corona. Selain itu, Bundesliga juga dapat menjadi contoh bagi kompetisi lain yang ingin melakukan hal serupa.

CEO Dortmund Dukung Rencana Bundesliga

Rencana untuk melanjutkan kompetisi Bundesliga ini mendapat dukungan dari berbagai pihak. Salah satu yang mendukung rencana ini adalah CEO Borussia Dortmund, Hans-Joachim Watzke. Watzke mengatakan bahwa Bundesliga harus dilanjutkan. Jika tidak, maka ancaman kebangkrutan sudah menanti klub-klub peserta.

“Jika kita tidak bermain dalam beberapa bulan ke depan, maka kondisi Bundesliga akan semakin memburuk.” Kata Watzke, dilansir dari Goal. “Apabila itu terjadi, maka tidak akan ada lagi kompetisi, kita sudah tahu itu akan terjadi. Kami ingin menyelamatkan sepakbola. Segala cara sudah kami lakukan agar kami dapat kembali bekerja.”

“Kami sama sekali tak mau ada perlakuan istimewa, jelas tidak. Tapi kami juga tak mau menjadi pihak yang dirugikan. Sepakbola adalah olahraga yang punya tempat istimewa di masyarakat, tapi itu bukan masalahnya. Yang harus kita lakukan adalah menghindari pendapat bahwa sepakbola mendapat perlakuan istimewa di saat-saat seperti ini.”

“Sekali lagi, kami tak mau ditempatkan di posisi yang spesial. Tapi, sekali lagi, kau tidak dapat membandingkan sepakbola dengan olahraga populer lainnya. Kami di sini hanya ingin melakukan tugas dan kewajiban kami.” Lanjut pria yang lahir di North Rhine-Westphalia, Jerman tersebut.

Pihak-Pihak yang Tak Sependapat

Meski mendapat dukungan dari berbagai pihak, ada juga beberapa orang yang menentang dan kurang setuju dengan rencana melanjutkan Bundesliga. Salah satu yang kurang setuju dengan rencana ini adalah Professor Uwe G. Liebert yang berasal dari Leipzig. Namun, jika Bundesliga akan tetap berlanjut, maka ia menyarankan agar faktor kehigienisan harus benar-benar diperhatikan.

“Kita tak dapat memprediksi dampak buruk apa yang dapat ditimbulkan dari Covid-19.” Kata Liebert, dilansir dari Daily Mail. “Ada kemungkinan orang-orang akan mengalami sakit parah, bahkan mungkin kematian di usia muda akibat tertular virus ini.” Tambahnya menanggapi soal dampak buruk Covid-19.

“Kau hanya dapat mendeteksi apakah orang tersebut terpapar atau tidak setelah 48 jam. Menurut pandangan saya, semua orang yang telah melakukan kontak dengan para pemain dapat menjadi target pertama penyebaran virus. Jadi, saya rasa semua orang harus dikarantina. Mungkin, ini juga berlaku bagi pihak lawan mereka.”

Keputusan untuk melanjutkan Bundesliga dalam waktu dekat juga tak mendapat dukungan dari Serikat Kepolisian Jerman. Mereka mengungkapkan bahwa rencana menggelar laga secara tertutup tak menjamin situasi terkendali. Di dalam stadion mungkin sepi. Namun di luar akan ada kerumunan pendukung yang membuat kemungkinan penyebaran virus menjadi lebih besar.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*